top of page

Berapa Banyak Tugas Ideal untuk Seorang ART?

6 hari yang lalu
8 menit membaca

Penulis Artikel : Andriansyah

Tanggal Terbit : 14 Oktober 2026



Beban kerja ART sering terlihat sederhana dari luar. Menyapu, mengepel, memasak, mencuci, menjemur, menyetrika, mencuci piring, menjaga anak, merawat lansia, belanja, menerima paket, sampai membersihkan kamar mandi. Jika semua ditumpuk tanpa batas, pekerjaan rumah bisa terasa tidak ada habisnya.


Jawaban paling sehat adalah ini: jumlah tugas ideal untuk seorang ART bukan dihitung dari banyaknya daftar pekerjaan, tetapi dari waktu, tenaga, tingkat kesulitan, dan kondisi rumah. Untuk satu ART penuh waktu, beban yang wajar biasanya terdiri dari 4 sampai 6 kelompok tugas utama harian, ditambah 1 sampai 2 tugas berkala yang dijadwalkan, bukan dilakukan setiap hari sekaligus.


Eye-level view of a neatly arranged home laundry basket and cleaning tools in a bright family kitchen
Tugas rumah tangga lebih mudah dikelola saat jadwal dan prioritasnya jelas.

Tugas ART perlu dilihat sebagai kelompok kerja


Kesalahan yang sering terjadi adalah menghitung tugas ART satu per satu. Misalnya:


  • Menyapu ruang tamu

  • Menyapu kamar

  • Menyapu dapur

  • Mengepel ruang tamu

  • Mengepel kamar

  • Mencuci piring

  • Membersihkan kompor


Di atas kertas, daftar itu terlihat seperti banyak tugas kecil. Dalam praktiknya, semuanya masuk ke dalam kelompok kerja yang sama, yaitu membersihkan area rumah.


Agar lebih adil dan mudah diatur, tugas ART sebaiknya dibagi menjadi kelompok seperti ini:


  1. Membersihkan rumah

  2. Mencuci dan merawat pakaian

  3. Memasak atau menyiapkan makanan

  4. Mencuci piring dan merapikan dapur

  5. Merawat anak, lansia, atau anggota keluarga yang butuh bantuan

  6. Belanja kebutuhan rumah

  7. Tugas berkala seperti membersihkan kulkas, kipas angin, jendela, atau gudang


Dari sini, beban kerja mulai terlihat lebih jelas. Seorang ART yang diminta membersihkan rumah, mencuci, memasak, dan menjaga anak dalam satu hari sudah memegang empat kelompok besar. Jika ditambah menyetrika, belanja, dan membersihkan kamar mandi besar secara mendalam, beban itu bisa menjadi terlalu padat.


Patokan jumlah tugas yang ideal dalam satu hari


Tidak ada angka yang cocok untuk semua rumah. Rumah kecil dengan dua orang penghuni tentu berbeda dari rumah dua lantai dengan anak kecil, lansia, dan tamu yang sering datang.


Meski begitu, patokan berikut bisa membantu.


Kondisi rumah

Beban harian yang cenderung wajar

Rumah kecil, 1 sampai 2 penghuni

3 sampai 4 kelompok tugas utama

Rumah sedang, 3 sampai 4 penghuni

4 sampai 5 kelompok tugas utama

Rumah besar atau dua lantai

4 sampai 6 kelompok tugas, dengan jadwal berkala yang jelas

Rumah dengan anak kecil atau lansia

Tugas perawatan perlu dihitung sebagai tugas utama, bukan tambahan

ART pulang pergi

Jumlah tugas perlu lebih sedikit daripada ART tinggal di rumah


Contoh beban harian yang masih masuk akal untuk rumah sedang:


  • Membersihkan area utama rumah

  • Mencuci piring dan merapikan dapur

  • Mencuci pakaian atau menjemur

  • Memasak makanan sederhana

  • Membersihkan kamar mandi sesuai jadwal


Contoh beban yang mulai berat jika dilakukan setiap hari oleh satu orang:


  • Membersihkan seluruh rumah dua lantai

  • Memasak tiga kali sehari

  • Mencuci, menjemur, melipat, dan menyetrika semua pakaian

  • Menjaga anak sepanjang hari

  • Belanja ke pasar

  • Membersihkan kamar mandi, halaman, jendela, kulkas, dan gudang

  • Tetap siap dipanggil tanpa jam istirahat yang jelas


Daftar kedua bukan mustahil dilakukan sesekali. Masalah muncul jika semuanya dianggap normal setiap hari.


Waktu kerja lebih penting daripada jumlah item


Satu tugas bisa memakan waktu 10 menit, tugas lain bisa menghabiskan 3 jam. Karena itu, daftar panjang belum tentu berat, dan daftar pendek belum tentu ringan.


Mencuci dua gelas berbeda jauh dari mencuci peralatan setelah memasak besar. Menyapu apartemen kecil berbeda dari membersihkan rumah dengan halaman, garasi, dan dua lantai. Menjaga anak yang sudah mandiri berbeda dari menjaga balita yang perlu diawasi terus.


Cobalah menilai pekerjaan dengan tiga pertanyaan sederhana:


  1. Berapa lama tugas ini biasanya selesai?

  2. Seberapa besar tenaga fisik yang dibutuhkan?

  3. Apakah tugas ini bisa ditinggal, atau harus diawasi terus?


Tugas seperti mencuci pakaian bisa berjalan sambil menunggu mesin selesai. Tapi menjaga balita tidak bisa diperlakukan seperti itu. Walaupun terlihat ā€œhanya menemaniā€, perhatian harus terus aktif. Itu melelahkan secara mental.


Tugas memasak juga sering diremehkan. Memasak bukan hanya berdiri di depan kompor. Ada proses memikirkan menu, memotong bahan, menyiapkan bumbu, mengolah makanan, mencuci alat, dan merapikan dapur. Jika harus dilakukan untuk tiga kali makan, pekerjaan ini bisa mengambil porsi besar dari hari kerja.


Bedakan tugas harian, mingguan, dan sesekali


Agar beban ART tidak menumpuk, pisahkan pekerjaan berdasarkan frekuensi. Tidak semua hal harus dikerjakan setiap hari.


Tugas harian


Tugas harian biasanya berkaitan dengan kebersihan dasar dan kebutuhan langsung penghuni rumah. Misalnya:


  • Menyapu area yang sering dipakai

  • Mengepel area tertentu jika kotor

  • Mencuci piring

  • Merapikan dapur

  • Menyiapkan makanan sesuai kesepakatan

  • Mencuci pakaian jika jumlahnya memang harian

  • Membuang sampah

  • Merapikan tempat tidur atau kamar tertentu


Tidak semua rumah butuh semua tugas ini setiap hari. Rumah dengan sedikit penghuni mungkin tidak perlu mencuci pakaian harian. Rumah dengan anak kecil mungkin perlu lebih sering membersihkan lantai.


Tugas mingguan


Tugas mingguan bisa dijadwalkan agar tidak terasa seperti tambahan mendadak. Contohnya:


  • Membersihkan kamar mandi lebih menyeluruh

  • Mengganti seprai

  • Membersihkan kaca

  • Membersihkan kipas angin bagian luar

  • Membersihkan rak dapur

  • Menyikat teras

  • Menyetrika pakaian dalam jumlah besar


Jika semua tugas mingguan dimasukkan ke tugas harian, beban ART akan cepat membengkak.


Tugas bulanan atau sesekali


Beberapa pekerjaan cukup dilakukan sesekali, kecuali ada kebutuhan khusus. Misalnya:


  • Membersihkan kulkas secara menyeluruh

  • Membersihkan gudang

  • Membersihkan bagian atas lemari

  • Membersihkan jendela luar

  • Mencuci gorden

  • Menata ulang lemari besar


Tugas jenis ini sebaiknya dibicarakan lebih dulu. Jika membutuhkan waktu lama, kurangi tugas harian pada hari yang sama.


Merawat anak atau lansia bukan tugas kecil


Banyak konflik muncul karena tugas perawatan dianggap sebagai ā€œtambahan ringanā€. Padahal merawat anak, lansia, atau anggota keluarga yang sedang sakit membutuhkan perhatian penuh.


Jika seorang ART diminta menjaga anak, terutama bayi atau balita, maka tugas lain perlu dikurangi. Pengawasan anak tidak bisa disambi terlalu jauh. Begitu juga dengan merawat lansia yang perlu bantuan makan, berjalan, minum obat sesuai arahan keluarga, atau ditemani ke kamar mandi.


Dalam kondisi seperti ini, lebih adil jika peran ART ditentukan sejak awal:


  • Fokus utama pada pekerjaan rumah

  • Fokus utama pada pengasuhan

  • Fokus utama pada perawatan lansia

  • Peran campuran, tetapi dengan batas pekerjaan yang jelas


Jika perannya campuran, jangan samakan beban rumah tangganya dengan ART yang tidak memiliki tugas perawatan. Waktu dan energinya sudah terbagi.


Faktor yang membuat tugas terasa lebih berat


Dua ART bisa memiliki daftar tugas yang sama, tetapi tingkat bebannya berbeda. Penyebabnya bisa berasal dari kondisi rumah, kebiasaan keluarga, dan alat yang tersedia.


Beberapa faktor yang membuat pekerjaan lebih berat antara lain:


  • Rumah luas atau bertingkat

  • Jumlah penghuni banyak

  • Ada anak kecil yang sering membuat rumah berantakan

  • Banyak pakaian yang harus dicuci dan disetrika

  • Tidak ada mesin cuci

  • Tidak ada alat pel yang memadai

  • Hewan peliharaan banyak rontok bulu

  • Jadwal makan keluarga berbeda-beda

  • Penghuni rumah sering menerima tamu

  • Standar kebersihan sangat tinggi

  • ART juga harus menjaga orang sakit, anak, atau lansia


Sebaliknya, tugas akan lebih ringan jika rumah punya alat yang membantu, anggota keluarga terbiasa merapikan barang sendiri, dan jadwal kerja tidak berubah-ubah setiap hari.


Alat sederhana bisa membuat perbedaan besar. Mesin cuci, keranjang pakaian terpisah, lap khusus dapur, alat pel yang layak, tempat sampah di beberapa area, dan rak penyimpanan yang jelas bisa mengurangi waktu kerja.


Contoh pembagian tugas yang lebih seimbang


Berikut contoh jadwal untuk satu ART penuh waktu di rumah sedang dengan 3 sampai 4 penghuni. Ini hanya contoh, bukan aturan tetap.


Hari

Fokus utama

Tugas tambahan yang wajar

Senin

Membersihkan rumah dan mencuci pakaian

Mencuci piring, merapikan dapur

Selasa

Memasak dan menyetrika

Menyapu area utama

Rabu

Membersihkan kamar mandi

Mencuci pakaian jika perlu

Kamis

Membersihkan rumah dan mengganti seprai

Merapikan dapur

Jumat

Memasak dan membersihkan dapur lebih teliti

Menyapu dan mengepel area utama

Sabtu

Tugas berkala ringan

Menyesuaikan kebutuhan rumah

Minggu

Istirahat atau tugas minimal sesuai kesepakatan

Hanya pekerjaan penting


Jika ART bekerja pulang pergi, jadwalnya perlu lebih ringkas. Misalnya hanya 4 sampai 6 jam per hari. Dalam waktu seperti itu, jangan menaruh ekspektasi seperti pekerja yang tinggal di rumah dan tersedia sepanjang hari.


Untuk ART pulang pergi, contoh beban yang lebih masuk akal:


  • Membersihkan area utama

  • Mencuci piring

  • Mencuci atau menjemur pakaian

  • Memasak satu kali

  • Merapikan dapur sebelum pulang


Jika ada tugas besar seperti menyetrika banyak pakaian atau membersihkan kamar mandi, kurangi tugas lain pada hari itu.


Cara membuat daftar tugas yang adil


Daftar tugas yang baik bukan daftar yang panjang, melainkan daftar yang jelas. ART perlu tahu apa yang menjadi prioritas, apa yang bisa menunggu, dan apa yang tidak termasuk pekerjaannya.


Mulailah dengan menulis semua kebutuhan rumah. Setelah itu, kelompokkan menjadi harian, mingguan, dan bulanan. Lalu tandai mana yang paling penting.


Gunakan urutan seperti ini:


  1. Kebutuhan dasar harian

  2. Kebersihan area yang paling sering dipakai

  3. Pakaian dan dapur

  4. Tugas perawatan anak atau lansia jika ada

  5. Tugas berkala

  6. Tugas tambahan yang hanya dilakukan jika waktu cukup


Bagian terakhir sangat penting. Tidak semua pekerjaan harus selesai dalam satu hari. Rumah adalah ruang hidup, bukan tempat yang selalu harus tampak sempurna setiap jam.


Daftar tugas juga perlu memuat batas. Misalnya:


  • Apakah ART bertugas memasak semua makanan atau hanya membantu persiapan?

  • Apakah menyetrika dilakukan setiap hari atau beberapa kali seminggu?

  • Apakah menjaga anak termasuk memandikan, menyuapi, dan menemani tidur?

  • Apakah belanja ke pasar termasuk tugas rutin?

  • Apakah membersihkan halaman masuk pekerjaan harian?

  • Apakah ada jam istirahat yang tetap?


Batas ini melindungi kedua pihak. Keluarga tahu apa yang bisa diharapkan. ART tahu apa yang menjadi tanggung jawabnya.


Tanda tugas ART sudah terlalu banyak


Beban kerja yang berlebihan sering terlihat dari hasil kerja dan kondisi ART. Jika daftar tugas terlalu padat, biasanya muncul tanda-tanda seperti:


  • Pekerjaan sering tidak selesai meski ART sudah bekerja terus

  • ART tampak sangat lelah hampir setiap hari

  • Waktu istirahat sering terganggu

  • Kesalahan kecil makin sering terjadi

  • ART menjadi mudah lupa karena terlalu banyak instruksi

  • Kualitas pekerjaan menurun

  • Komunikasi menjadi tegang

  • Ada tugas yang selalu dikerjakan terburu-buru


Jika tanda ini muncul, masalahnya belum tentu pada kemampuan ART. Bisa jadi pembagian tugas memang tidak realistis.


Solusinya bukan langsung menuntut lebih cepat. Lebih baik tinjau ulang daftar pekerjaan. Pisahkan tugas yang wajib selesai hari itu dan tugas yang bisa dipindahkan. Jika kebutuhan rumah memang besar, pertimbangkan bantuan tambahan untuk tugas tertentu, seperti jasa cuci setrika, tukang kebun, atau ART kedua pada hari tertentu.


Komunikasi sejak awal mengurangi salah paham


Banyak hubungan kerja menjadi tidak nyaman karena ekspektasi tidak pernah dibicarakan dengan rinci. Di awal, keluarga merasa ā€œnanti juga mengertiā€. ART merasa ā€œtugasnya seperti rumah lainā€. Setelah beberapa minggu, muncul keluhan karena bayangan masing-masing berbeda.


Kesepakatan awal sebaiknya mencakup:


  • Jam kerja dan jam istirahat

  • Tugas utama

  • Tugas yang tidak termasuk

  • Hari libur

  • Cara memberi instruksi

  • Standar kebersihan yang diharapkan

  • Pengaturan jika ada tamu, acara keluarga, atau pekerjaan tambahan

  • Upah dan fasilitas sesuai kesepakatan


Kesepakatan tidak harus rumit. Yang penting jelas dan bisa dipahami. Bila perlu, tulis dalam catatan sederhana. Ini membantu saat ada perubahan atau saat perlu mengevaluasi beban kerja.


Standar idealnya adalah manusiawi dan realistis


Beban ideal untuk ART harus memberi ruang untuk bekerja dengan rapi, beristirahat, dan menjaga kesehatan. Rumah yang bersih memang penting, tetapi tidak boleh dicapai dengan cara membuat satu orang memikul semua pekerjaan tanpa batas.


Sebagai patokan praktis, satu ART sebaiknya menangani 4 sampai 6 kelompok tugas utama per hari, dengan tugas besar dijadwalkan bergantian. Jika ada perawatan anak, lansia, rumah besar, masakan tiga kali sehari, atau standar kebersihan yang sangat tinggi, jumlah tugas lain perlu dikurangi.


Kunci utamanya sederhana: buat prioritas, atur frekuensi, dan bicarakan batas kerja sejak awal. Dengan begitu, pekerjaan rumah tetap berjalan, ART bisa bekerja dengan baik, dan suasana rumah menjadi lebih tenang.


LPK-P3RT Meta Homecare Indonesia: Penyedia Pekerja Rumah Tangga Resmi & Terpercaya


Kami Meta Homecare Indonesia adalah Lembaga Pelatihan sekaligus Penyalur Pekerja Rumah Tangga seperti Asisten Rumah Tangga (ART), Pengasuh Anak (Nanny), dan Pengasuh Bayi (Babysitter). Kandidat kami telah terlatih dan terseleksi dengan ketat sehingga siap membantu kebutuhan keluarga anda.


Butuh ART, Nanny, atau Babysitter yang terlatih dan terpercaya?

MetaHomecare Indonesia siap membantu Anda menemukan tenaga terbaik dengan proses aman dan profesional.


Hubungi tim kami sekarang untuk konsultasi kebutuhan keluarga Anda.



Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


bottom of page